MAKALAH SISTEM KARBURATOR



                                                BAB I
PENDAHULUAN

A.            Latar Belakang
Dengan kemajuaan zaman terutama dibidang otomotif yang banyak di gunakan yaitu roda dua, menurut penelitiaan dalam 1 tahun penjualan unit sepeda motor mencapai 200 juta unit/tahun karena sepeda motor merupakan alat transportasi yang efektif untuk di gunakan dalam kegiatan sehari-hari semisal di gunakan untuk jalan-jalan, belanja, membawa barangdan lain sebagainya.
Karena sepeda motor banyak di gunakan di Indonesia dalam materi pembahasan PRAKERIN ini saya akan membahaas materi tentang, SISTEM KARBURATOR, kenapa saya membahas materi karburator karena karburator merupakan komponen yang penting dalam sepeda motor karena jika dalam sepeda motor tida ada karburator maka motor tidak akan hidup.
Karburator merupaken bagian dari mesin yang bertugas dalam sistem pengabutan (pemasukan bahan bakar ke dalam silinder). Karena itu saya tertarik untuk membahas topik loporan ini karena kebayakaan di dunia otomotif yang mengnganggap karburator  itu hal yang biasa, maka dari itu saya ingin memperkenalkan betapa pentingnya perannan karburator dalam sepeda motor.

B.              Pembatasan Topik Laporan
Adapun pembatasan topik laporan ini adalah sebagai berikut :
-       Mengetahui pengertian karburator
-       Mengetahui cara kerja system karburator pada kendaraan bermotor
-       Mengetahui komponen karburator pada kendaraan bermotor
-       Memberikan penjelasan tentang fungsi karburator pada kendaraan bermotor.


C.             Tujuan Prakerin
Sesuai dengan program yang telah ditetapkan oleh Sekolah maka siswa wajib untuk melaksanakan prakerin. Serta diharuskan untuk menyusun sebuah laporan ini mempunyai beberapa tujuan yang utama diantaranya :
1.         Sebagai bahan perbandingan antara teori yang dapat dari sekolah dengan yang dialami oleh penulis pada saat melakukan prekerin.
2.         Agar mengembangkan ilmu yang di dapat dari sekolah.
3.         Memupuk rasa disiplin yang kuat dan rasa tanggung jawab.
4.         Sebagai persyaratan kenaikan kelas dan kelulusan di SMK Al-Ihya Selajambe Kuningan
5.         Mencari hal-hal baru yang belum pernah di pelajari di sekolah serta dapat mengaplikasikannya di sekolah
6.         Untuk dijadikan sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

D.      Manfaat Perakerin
Adapun manfaat dari pengajuan judul laporan “SISTEM KARBURATOR” Diantaranya
Manfaat bagi peneliti/penulis :
1)      Dapat mengetahui Pengertian Karburator.
2)      Dapat mengetahui cara kerja karburator.
3)      Dapat mengetahui komponen-komponen karburator dalam sepeda motor.
4)      Dapat mengetahui fungsi dari masing-masing komponen karburator.
5)      Dapat mengetahui proses service karburator.

E.       Manfaat dari pelaksanaan Prakerin :
1)      Supaya lebih luas mengetahui akan dunia Otomotif
2)      Untuk belajar mandiri dan untuk bekal di masa depan.
3)      Agar ketika kita kerja di dunia industri kita sudah tau cara kerja dan disiplin di dunia otomotif
4)      Bisa mengetahui pengertian-pengertian karburator, fungsi dari masing-masing komponen karburator ,proses sevice karburator, prinsip kerja karburator, sistem pelampung karburator,fungsi sistem choke.


























BAB II
PELAKSANAAN PRAKERIN

A.    Waktu danTempat PRAKERIN        
1.      Waktu pelaksanaan PRAKERIN dari Tanggal 02 Juli 2018 sampai Tanggal 29 September 2018.
2.      Tempat pelaksanaan PRAKERIN di BENGKEL CAHAYA MOTOR SPORT KUNINGAN

B.     Visi dan Misi perusahaan
Visi :
Menjadi pusat reparasi motor yang menyediakan spare part dan jasa service yang mengutamakan pada kepuasan pelanggan di dukung dengan canggih yang kompeten serta pelayanan yang optimal dan terpercaya.

Misi :
  1. Memberikan solusi terbaik pada penyediaan suku cadang terbaik     sehingga tercapai kepuasan pelanggan.
  2. Memberikan pelayanan terbaik dan standar mutu pada pelanggan dengan menjalankan proses kerja terbaik sehingga tercapai kepuasan pelanggan
  3. Selalu mendahulukan kepentingan pelanggan dan karyawan sebelum keuntungan perusahaan.

C.    STRUKTUR ORGANISASI
 








C.           Peraturan dan Tata tertib
1.      Jam 07:30 harus ada di bengkel Cahaya Motor Sport.
2.      Setelah kerja, kunci simpan lagi pada tempatnya.
3.      Selama bekerja karyawan dilarang meninggalkan bengkel tanpa seijin bos.
4.      Karyawan wajib menjaga kebersihan,ketertiban,keamanan dan ketenangan dalam ruang kerja.


BAB III
PEMBAHASAN

A.     JENIS PEKERJAAN YANG DILAKUKAN
Pada motor, karburator adalah suatu tempat dimana udara dan bahan bakar di campurkan untuk menghasilkan gas yang nantinya akan dimasukkan keruang bakar untuk di bakar dan menghasilkan tenaga.
Karburator ini juga memiliki bagian- baigan diantaranya adalah pelampung , mainjet skrup udara dan bensin throtlevale, pegas pengembali dll.
Karburator apabila tidak dibersihkan secara berkala juga berakibat kurang baik bagi motor karena dapat mengganggu suplai gas yang dihasilkan juga berakibat pada borosnya bensin,
Alat yang dibutuhkan :
1.       Kunci pas / ring
2.       Obeng kembang dan gepeng
3.       Tang
4.       Wadah untuk tempat komponen – komponen karburator
5.       Sikat
Langkah Pertama :
§  Matikan keran bensin dan lepas keran dari karburator dengan obeng.
§  Lepas tebeng motor
§  Lepas sambungan filter udara ke karburator dengan obeng lalu lepas juga sambungan yang keleher angsa (intake manifold) dengan kunci ring / pas tadi.
§  Lepas karburator dan bawa ke nampan tadi
§  Lepas semua komponen karburator, bak bensin karburator terlebih dahulu lalu disusul dengan melepas pelampung dan mainjet.
§  Lalu bersihkan tiap komponen dengan sikat tadi, usahakan juga semprot dengan kompresor
§  Setelah itu pasang kembali karburator seperti semula sesuai tempatnya.

Langkah Kedua menyetel karburator :
§  Putar ke kanan setelan angin sampai mentok kemudian putar balik ke kiri untuk motor bebek 1,4 – 1,5 putaran dan untuk motor sport sampai 2,5 putaran.
§  Setel gas untuk putaran 3000 – 5000 rpm lalu hidupkan mesin.
§  Kemudian setel baud angin sampai posisi suara mesin tertinggi atau suara knalpot tidak nembak walau sekecil apapun kira kira antara 1,4 – 1,6 putaran untuk motor bebek, untuk motor sport dari 2,4 – 2,6 putaran.
§  Jika sudah ketemu suara mesin tertinggi maka turunkan setelan baud gas hingga posisi idle atau tidak mudah mati (900 -1100 rpm). Lalu cek sekali dua kali untuk di gas.
§  Setelah posisi idle mesin tidak mati, maka motor sudah dalam kondisi baik.
§  Jangan lupa memasang tebeng motor kembali.


B.     HASIL YANG DICAPAI
Dengan adanya tugas akhir ini hasil yang dicapai penulis dapatkan yaitu : meningkatkan kemampuan diri dalam memperbaiki system karburator agar nyaman digunakan.
Selain itu penulis  juga dapat mengetahui pengertian karburator, cara kerja karburator, prinsip kerja, komponen-komponen karburator, fungsi masing-masing komponen karburator, proses servis karburator dan fungsi sistem choke.

C.     TINJAUAN TEORITIS
A.       Sistem Karburator ( Karburation )
Karburator memang sangat penting dalam kendaraan bermotor, karena karburator dapat mengatur akselerasi kecepatan kendaraan pada berbagai tingkat beban dan kecepatan, kemudian dapat memudahkan mesin untuk hidup, dan juga memberikan tenaga yang besar pada mesin kendaraan dan juga bekerja dengan ekonomis.
Fungsi kerja pada karburator ialah pada waktu zuiger bergerak dari TMA ke TMB didalam langkah hisap, maka pada ruangan silinder terjadi pembesaran ruangan sehingga menimbulkan kehampaan pada ruang bakar atau ruang silinder. Kehampaan ini mengakibatkan udara yang ada diluar karburasi terhisap masuk melalui filter kemudian masuk melewati bagian karburator. Bensin yang ada di dalam karburator ukit terhisap bersama udara melalui nozzle sehingga membentuk partikel-partikel kecil yang bercampur udara yang disebut dengan Gas. kemudian gas tersebut masuk kedalam ruang Silinder. Besar lubang pada nozzel dapat diatur oleh sebuah jarum yang kebanyakan orang menyebutnya jarum skep atau bahasa tehniknya  throttle valve. jadi jarum ini fungsinya mengatur jumlah bensin yang keluar dari mulut nozzel. berikut contoh gambar cara kerja pada karburasi.
Adapun bagian-bagian yang wajib kita ketahui dari karburator yaitu antara lain :
1.       Tutup jarum skep berfungsi untuk menghubungkan jarum sekep dengan olor gas yang menggerakkan jarum skep naik turun ketika gas di tarik.
2.       kancing jarum skep berfungsi untuk mengancing jarum skep dengan skep ( throttle valve ) agar jarum tidak terlepas dari skep ketika skep digerakkan.
3.       Jarum skep berfungsi untuk mengatur jumlah bensin yang keluar dari mulut nozzle.
4.       Skep berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya udara yang masuk kedalam ruang karburasi.
5.       Ruang jarum skep / pipa saluran udara
6.       Baut pengatur udara berfungsi untuk mengatur udara agar mesin stasioner
7.       Nozzle / main jet berfungsi untuk jalur keluarnya bensin dari tampungan bensin keruang bakar.
8.       Jarum pengapung ( needle valve ) berfungsi untuk mengatur masuknya bensin dari tangki bensin keruang karburasi.
9.       Pengapung berfungsi untuk mengatur membuka dan menutupnya jarum pengapung dari pipa saluran bensin keruang karburasi. Prinsip kerjanya adalah ketika ruang karburasi dalam keadaan kosong maka pengapung tersebut akan bergerak turun yang di sebabkan oleh gaya grafitasi. Sehingga jarum pengapung akan bergerak turun sehingga mengakibatkan saluran bensin terbuka kemudian bensin akan masuk kedalam karburasi. Setelah karburasi tersebut penuh maka secara otomatis pengapung akan bergerak naik dan mendorong jarum pengapung keatas yang mengakibatkan tersumbatnya saluran bensin dari tangki.
10.    Engsel atau kancing pengapung
11.    Chuke berfungsi untuk memperkecil tekanan udara yang masuk keruang bakar.
12.    Tampungan bensin berfungsi menampung bensin yang mengalir dari tangki bensin
13.    Filter dan kran bensin

B.       Sistem kerja karburator
Cara kerja pada karburator adalah ketika mesin dalam keadaan hidup (langsam), bensin dari float camber ( tampungan bensin) masuk ke dalam lubang kecil pada jet stationer (spoeyer langsam), masuknya bensin kedalam spoeyer ini diakibatkan karena perbedaan tekanan udara antara tekanan udara pada float chamber dengan tekanan udara pada venturi. Untuk menyempurnakan komposisi campuran bensin dan udara pada saat mesin berputar lambat, maka pada karburator dibuat sebuah lubang yang menembus dari bagian belakang karburator sampai ketempat spoeyer langsam. lubang yang menembus karburator sampai kebagian spoeyer ini dinamakan airbleeder.
Air bleeder dapat disetel oleh sebuah baut yang biasa dikenal dengan baut pengatur angin. Setelah bensin yang masuk pada sepoeyer langsam bercampur dengan udara yang masuk dari lubang air bleeder, kemudian keluar pada sebuah lubang yang disebut Idle port. Posisi idle port ini berada dimuka nozzle utama, alasan mengapa idle port di tempatkan lebih dekat pada mesin adalah disebabkan pada saat langsam putaran mesinnya lambat dan aliran udara tidak terlalu cepat yang disebabkan posisi throttle valve diam.
Ketika mesinnya dalam putaran tinggi, bensin keluar dari nozzle yang dilengkapi dengan jarum needle ( jarum skep ). Jika pada saat mesin langsam yang mengatur komposisi campuran bensin dengan udara adalah baut pengatur udara, sedangkan pada saat putaran mesinnya tinggi yang mengatur campuran adalah jarum skep bersama katup skep. Seperti halnya air bleeder pada spoeyer langsam, spoeyer utama inipun dilengkapi dengan air bleeder yang lubangnya menembus dari bagian belakang karburator sampai ke bagian sepoeyer utama, hanya air bleeder untuk spoeyer utama ini tidak dilengkapi dengan alat penyetel.
Tinggi rendah perputaran pada mesin dapat diatur pada jarum skep yang bisa kita kendalikan dengan cara menarik dan mengulur handle Gas pada stang motor.
C.       Komponen – Komponen Dari Karburator, Dan Fungsi Dari Masing – Masing Komponen Karburator
a.       Ruang Bahan Bakar.
Semua karburator memerlukan suplai bahan bakar yang selalu stabil.penyuplaian bahan bakar (dari tangki) akan dikendalikan oleh pelampung. Pelampung berfungsi untuk mengatur/ mengontrol pergerakan jarum pelampung bedarkan jumlah bahan bakar yang terdapat didalam ruang bahan bakar. Jarum pelampung berfungsi untuk menutup dan membuka seluran bahan bakar dari tangki. Bila jumlah bahan bakar di ruang bahan bakar telah mencapai ketinggian tertentu, maka jarum pelampung akan menutup saluran dan sebaliknya, bila bahan bakar telah berkurang maka pelampung akan turun dan jarum pelampung akan membuka saluran bahan bakar dari tangki.
b.      Choke valve
Choke valve berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar, terutama pada saat engine dalam keadaan dingin. Untuk menghsilkan campuran yang kaya, pada saluran masuk dipasang sebuah piringan (choke) yang dapat menutup saluran melalui saluran utama. Pada saat choke valve ditutup, kevakuman yang terjadi disaluran udara masuk akan “memaksa” bahan bakar lebih banyak keluar dari ruang bahan bakar sehingga campuran menjadi kaya.
c.        Piston Valve (Thorttle Valve).
Secara umum piston valve mengatur besar kecilnya saluran venturi, tetapi kalau kita lihat lebih jauh lagi, piston valve mengatur jumlah gas bahan bakar yang masuk kedalam silinder engine.
Dilihat dari sisi ini maka fungsi piston valve adalah:
§  merubah putaran engine.
§  Mempertahankan kecepatan engine (kendaraan) pada beban yang berbeda.
Piston valve dilengkapi dengan jarum skep (jet needle) yang berfungsi untuk mengatur jumlah bahan bakar yang keluar dari saluran utama (main jet).
Jarum skep ini memilii beberapa posisi pengaturan yang dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi pengeluaran bahan bakar dari saluran utama.
d.       Main Jet.
Main jet berfungsi untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar yang sesuai pada semua tingkat keepatan engine putaran tinggi.
Hal ini dimungkinkan oleh perubahan posisi piston valve. Semakin tinggi posisi piston valve, maka semakin tinggi jarum skep terangkat, karena bentuk jarum yang tirus, maka semakin besar celah antara main jet dengan jarum skep, maka semakin banyak bahan bakar yang akan keluar dari ruang bahan bakar.
e.        Slow Jet.
Saluran ini berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder engine pada saat engine dalam kondisi putaran langsam. Pada kondisi ini pison valve dalam keadaan menutup rapat.
f.        Piston Valve Screw.
Sekrup ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya posisi piston valve (gas) pada saat engine putaran langsam.
g.        Pilot Screw.
Secrup ini berfungsi untuk mengatur jumlah aliran udara yang masuk ke ruang silinder sehingga diperoleh campuran yang tepat pada saat engine putaran langsam.
h.       Pompa Akselerasi.
Pompa akselerasi berfungsi untuk menambah jumlah bahan bakar saat engine mengalami perubahan kecepatan putaran, dari putaran rendah ke putaran tinggi. Penambahan bahan bakar ini diperlukan, sebab pada saat piston valve terangkat kevacuman akan turun sehingga suplai bahan bakar akan berkurang.

D.       Cara perawatan karburator
Karburator vakum alias Karburator vakum (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus.
Tapi, kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya berbeda dengan karburator konvensional. Misalnya tidak disarankan buka boks filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil.
Bagian lain yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Posisinya ada di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. Harganya mahal Bro.
Buat yang biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter venturi. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum, resikonya skep bisa oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup.
Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Jadi perhatikan kondisi selang vakum yang menuju karbu. Seumpama retak atau sobek, langsung ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah naik. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot.

E.       Sistem Pelampung
Gambar 1.1 Sistem Pelampung
Salah satu sistem kerja pada karburator adalah sistem pelampung. Fungsi dari sistem pelampung adalah untuk Mengatur batas permukaan bensin dalam ruang pelampung agar relatif tetap (kostan). Semua karburator pasti terdapat sistem pelampung, mungkin hanya kontruksi atau bentuknya saja yang berbeda tetapi pada prinsipnya kerjanya sama.








Gambar 1.2 Sistem Pelampung
Gambar 1.3 Sistem Pelampung
 







Ketika pedal gas diinjak, maka udara akan mengalir melalui venturi. maka pada ventury akan terjadi kevakuman (tekanan rendah), hal ini akan membuat bahan bakar dari ruang pelampung akan keluar melalui main nozzel (nosel utama). Apabila perbedaan tinggi (h = LIHAT GAMBAR diatas) antara bibir nosel dan permukaan bahan bakar dalam ruang pelampung telah berubah, maka jumlah bahan bakar yang dikeluarkan oleh nosel akan berubah juga. Maka permukaan bahan bakar yang berada di dalam ruang pelampung harus tetap (tidak boleh kurang ataupun kelebihan), agar permukaan bahan bakar ini tetap diperlukan suatu sistem, yang sekarang ini kita kenal sebagai sistem pelampung.
Pengontrolan permukaan bahan bakar (Float Control Level)
Ketika bahan bakar dalam hal ini bensin yang telah dipompa oleh pompa bahan bakar, kemudian masuk ke ruang pelampung melalui needle valve yang terbuka. Pada saat terisi, maka pelampung lama-kelamaan akan terangkat. Dan needle valve akan menutup saluran dari pompa bahan bakar, sehingga bensin tidak dapat masuk ke ruang pelampung.
Bahan bakar tidak selamanya berada di ruang pelampung, bensin akan dipakai dalam proses pembakaran. Ketika bahan bakar di ruang pelampung berkurang, maka pelampung (float) akan bergerak turun (ke bawah). Needle valve juga ikut turun, sehingga saluran dari pompa bahan bakar akan terbuka. Bahan bakar akan masuk lagi ke ruang pelampung, ketika sudah penuh saluran akan tertutup lagi. Ketika berkurang akan terbuka lagi begitu seterusnya.

F.        Sistem Choke
Pada sebuah motor mungkin kita menemui adanya tuas pada area indikator lampu di stang yang bertuliskan Choke. Terus apa anda tahu apa artinya dan apa fungsinya ?
Gambar 1.4 Sistem choke
Pengertian Choke adalah sebuah sistem pada karburator mesin baik motor atau mobil yang bertujuan untuk mendukung kinerja mesin saat kondisi mesin masih dingin.
Biasanya saat motor atau mobil dikeluarkan di pagi hari saat awal dihidupkan, suhunya akan dingin karena terpengaruh suhu lagi hari yang dingin. Jika mesin dihidupkan, maka bensin akan mengembun di dinding intake karena suhu komponen mesin yang dingin ditambah bensin yang mudah menguap.
Sehingga bensin tidak masuk keseluruhannya ke dalam ruang bakar, hal itu menyebabkan campuran yang kurus sehingga mesin akan sulit dihidupkan.
Fungsi sistem choke yakni untuk mengatasi masalah ini dengan menambahkan lebih banyak bensin agar campuran didalam ruang bakar bisa lebih ideal.
Cara kerja choke motor yakni dengan menutup saluran udara sebelum masuk ke karburator. Saat mesin dihidupkan maka udara akan mengalir melalui saluran ini, jika saluran ditutup maka kevakuman didalam venturi akan semakin besar sehingga bensin dari ruang pelampung tersedot akibat kevakuman.
Untuk menutup saluran ini digunakan plat yang menutup sebagian saluran saja, karena jika ditutup keseluruhan maka udara yang tidak bisa masuk. Sehingga fungsi choke ini hanya memperbesar perbedaan tekanan pada venturi dan ruang pelampung agar bensin yang keluar lebih banyak.
Cara menggunakan sistem choke ini yakni dengan menarik tuas choke, setelah itu anda langsung bisa menghidupkannya. Tidak semua tuas cuk ini berada di stang motor, ada pula yang terletak di area karbu.




BAB IV
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Setelah penulis melaksanakan praktek kerja Lapangan Industri (PRAKERIN) di Cahaya Motor Sport di Kuningan dan membuat laporan ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
Fungsi dari karburator adalah:
a.       Mengatur perbandingan campuran antara udara dan bahan bakar.
b.      Mengubah campuran tersebut menjadi kabut.
c.       Menambah atau mengurangi jumlah campuran tersebut sesuai dengan kecepatan dan beban mesin yang berubah-ubah
Sejak sebuah mesin dihidupkan sampai mesin tersebut berjalan pada kondisi yang stabil perbandingan campuran mengalami bebarapa kali perubahan. Untuk melakukan perubahan perbandingan sesuai dengan kondisi mesin tersebut maka terdapat beberapa sistem dalam karburator.
a. Prinsip Kerja Karburator
Prinsip kerja karburator berdasarkan hukum-hukum fisika seperti: Qontinuitas dan Bernauli. Apabila suatu fluida mengalir melalui suatu tabung, maka banyaknya fluida atau debit aliran (Q) adalah
Q = A. V = Konstan
Dimana: Q = Debit aliran (m3/detik)
A = Luas penampang tabung (m2)
V = Kecepatan aliran (m/detik)
Jumlah tekanan (P) pada sepanjang tabung alir (yang diameternya sama) juga akan selalu tetap. Jika terdapat bagian dari tabung alir/pipa yang diameternya diperkecil maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa bila campuran bensin dan udara yang mengalir melalui suatu tabung yang luas penampangnya mengecil (diameternya diperkecil) maka kecepatannya akan bertambah sedangkan tekanannya akan menurun. Prinsip hukum di atas tersebut dipakai untuk mengalirkan bensin dari ruang pelampung karburator dengan memperkecil suatu diameter dalam karburator. Pengecilan diameter atau penyempitan saluran ini disebut dengan venturi.
Berdasarkan gambar di bawah maka dapat diambil kesimpulan bahwa bensin akan terhisap dan keluar melalui venturi dalam bentuk butiran-butiran kecil karena saat itu kecepatan udara dalam venturi lebih tinggi namum tekanannya lebih rendah dibanding dalam ruang bensin yang berada di bagian bawahnya.
Di dalam mesin, pada saat langkah hisap, piston akan bergerak menuju Titik Mati Atas (TMA) dan menimbulkan tekanan rendah atau vakum. Dengan terjadinya tekanan antara ruang silinder dan udara (tekanan udara luar lebih tinggi) maka udara mengalir masuk ke dalam silinder. Perbedaan tekanan merupakan dasar kerja suatu karburator, yaitu dengan membuat venturi seperti gambar di atas. Semakin cepat udara mengalir pada saluran venturi, maka tekanan akan semakin rendah dan kejadian ini dimanfaatkan untuk menghisap bahan bakar.

b. Tipe Karburator
Berdasarkan konstruksinya, karburator pada sepeda mesin dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1) Karburator dengan venturi tetap (fixed venturi)
Karburator tipe ini merupakan karburator yang diameter venturinya tidak bisa dirubah-rubah lagi. Besarnya aliran udaranya tergantung pada perubahan throttle butterfly (katup throttle/katup gas). Pada tipe ini biasanya terdapat pilot jet untuk kecepatan idle/langsam, sistem kecepatan utama sekunder untuk memenuhi proses pencampuran udara bahan bakar yang tepat pada setiap kecepatan. Terdapat juga sistem akselerasi atau percepatan untuk mengantisipasi saat mesin di gas dengan tiba-tiba. Semua sistem tambahan tersebut dimaksudkan untuk membantu agar mesin bisa lebih responsif karena katup throttle mempunyai keterbatasan dalam membentuk efek venture
Di dalam mesin, pada saat langkah hisap, piston akan bergerak menuju Titik Mati Atas (TMA) dan menimbulkan tekanan rendah atau vakum. Dengan terjadinya tekanan antara ruang silinder dan udara (tekanan udara luar lebih tinggi) maka udara mengalir masuk ke dalam silinder. Perbedaan tekanan merupakan dasar kerja suatu karburator, yaitu dengan membuat venturi seperti gambar di atas. Semakin cepat udara mengalir pada saluran venturi, maka tekanan akan semakin rendah dan kejadian ini dimanfaatkan untuk menghisap bahan bakar.
Berdasarkan uraian diatas, udara yang mempunyai tekanan sama dengan udara luar mengisi daerah di bawah diapragma. Udara tersebut masuk ke ruang vakum lewat lubang  pada bagian bawah piston. Tekanan rendah dihasilkan dalam ruang vakum dan piston mulai terangkat karena katup gas dibuka oleh kabel gas. Pegas pengembali dalam piston membantu menjaga piston berada dalam posisinya sehingga tekanan pada kedua sisi diaprgama seimbang. Ketika katup gas dibuka penuh, kecepatan udara yang
melewati venturi bertambah. Hal ini akan menghasilkan tekanan dalam ruang vakum yang lebih rendah lagi, sehingga piston terangkat penuh.


B.     SARAN
Pada kesempatan ini, ijinkan penulis untuk memberikan beberapa saran kepada pihak sekolah yang sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guna kemajuan dimasa yang akan dating.
1.      Untuk kedepannya sebelum pelaksanaan PKL dilaksanakan agar diberikan pembekalan yang matang agar siswa-siswi lebih siap dalam melaksanakan PKL.
2.      Pihak Sekolah agar dapat memantau kegiatan siswa-siswi yang sedang melaksanakan PKL secara intensif, sehingga segala kesulitan yang timbul dapat dipecahkan bersama.
DAFTAR PUSTAKA


Komentar

  1. Play The Best Online Casinos in Vegas at The Sands Casino
    The Sands online casino is owned by Wynn Resorts and features a large selection of slots, table games, 샌즈 카지노 파트너 and live dealer tables.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer